Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Relokasi Parkir Malioboro, Sultan Ingin Progam Pemerintah Jalan

Prabowo , Jurnalis-Selasa, 29 Maret 2016 |18:47 WIB
Relokasi Parkir Malioboro, Sultan Ingin Progam Pemerintah Jalan
Malioboro
A
A
A

YOGYAKARTA - Relokasi parkir di sepanjang jalan sisi timur Malioboro harus segera direalisasikan ke Taman Parkir Abu Bakar Ali. Namun, upaya pemerintah Kota Yogyakarta untuk menata kawasan Malioboro itu mendapat penolakan, khususnya tukang parkir yang khawatir akan kehilangan pekerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, para juru parkir bisa beralih profesi atau mengelola parkir di lokasi lain.

"Bisa beralih profesi, kalau memungkinkan mengelola lokasi parkir lain," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X, Selasa (29/3/2016).

Untuk mengakomodasi hal tersebut, beberapa lokasi sudah dipetakan untuk dijadikan kantong parkir, seperti di sekitar kawasan parkir PT KAI, Bong Suwung. "Bong Suwung kemarin sudah diminta. Itu nanti bisa dibikin seperti Taman parkir Ngabean," jelasnya.

Selain kawasan Bong Suwung, Pemprov DIY juga akan memanfaatkan lahan-lahan lain di sekitar Malioboro untuk parkir. Khusus untuk parkir karyawan toko di Malioboro, banyak tempat yang bisa dipergunakan.

"Seperti di belakang Pasar Beringharjo itu bisa. Atau jika Pemkot setuju, Pasar Sore Malioboro juga bisa dimanfaatkan untuk parkir," jelasnya.

Sultan meminta, masalah relokasi itu segera diselesaikan agar program pemerintah berjalan. Jangan sampai, program yang dilakukan terhambat karena kurangnya sosialisasi. "Yang penting program pemerintah jangan sampai terhambat masalah negosiasi, kalau ABA (Abu Bakar Ali) tak muat, kan bisa carikan tempat lain," imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum perumahan Energi dan sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Rani Sjamsinarsi mengatakan, tidak ada perubahan konsep penataan Mmalioboro menjadi semi pedestrian. Pada April nanti, untuk street furniture di sisi timur sudah mulai dikerjakan.

Dia mengaku, relokasi parkir di Taman Parkir Abu Bakar Ali tidak bisa menampung semua juru parkir dari sisi timur Malioboro. Sebagian dari juru parkir di kawasan Malioboro terpaksa harus kehilangan pekerjaannya.

"Parkir di Malioboro dipindah ke ABA. Ya memang tidak bisa memuaskan semua pihak, tapi yang jelas harus ditata," jelasnya.

(Fransiskus Dasa Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement