MAINZ – Belum lama ini, sebuah lagu yang ditayangkan stasiun TV Jerman, ARD, diprotes Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Tapi sebelum lagu berjudul “Erdowie, Erdowo, Erdogan” itu bikin heboh, lebih dulu muncul sebuah puisi menghina Erdogan.
Puisi tersebut dibawakan Jan Böhmermann, komedian yang juga presenter acara “Neo Magazin Royale” yang ditayangkan stasiun TV ZDF, pada 31 Maret 2016 lalu.
Dalam acara tersebut, Böhmermann membawakan puisi sembari duduk di depan bendera Turki dan menyebut Erdogan gemar ‘ngeseks’ dengan kambing dan domba. Böhmermann juga menyebut Erdogan menindas kaum minoritas Kurdi dan umat Kristen.
Soal ini, memang Erdogan belum bersuara dan pemerintah Turki, tak memanggil Duta Besar Jerman untuk Turki, Martin Erdmann, sebagaimana dalam kasus lagu ejekan Erdogan.