MEDAN - Seorang anggota polisi berpangkat Brigadir yang bertugas di Sat Sabhara Polda Sumatera Utara (Sumut) kritis dihajar warga saat melakukan penggerebekan judi jackpot di Jalan Veteran, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumut.
Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat korban, Andika (34), bersama rekannya mendapat informasi dari masyarakan bahwa di lokasi ada lapak judi. Mendapat informasi tersebut, mereka pun langsung melakukan penyelidikan.
Namun sial, saat mendatangi lokasi, korban dan temannya langsung dihadang warga. Meskipun korban sudah mengaku petugas, warga malah menghajarnya hingga babak belur. Sementara temannya berhasil melarikan diri.
Tidak berapa lama, setelah pihak kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan mendapat informasi, mereka pun langsung datang ke lokasi dan mengamankan korban dan kemudian membawanya ke rumah sakit.
Saat dilakukan pemeriksaan, korban terakhir diketahui bernama Andika setelah petugas mendapat kartu tanda anggota (KTA) Polri di dompetnya dengan Nomor Registrasi Prajurit (NRP) 83100246.
"Korban masih di rumah sakit. Belum kita terima laporannya karena belum bisa dimintai keterangan," ujar Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol L. Zendrato ketika dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Rabu (13/4/2016).
Ditambahkannya, meskipun seperti itu, mereka sudah melakukan penyelidikan dan olah TKP. Dan saat itu tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku penganiayan tersebut.
"Belum bisa kita pastikan. Nama di KTA-nya Andika, tapi belum bisa kita mintai keterangan. Nanti akan kita kabari," tandas Zendrato.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.