CIREBON – Setahun sudah Wahidin (34) berjuang melawan tumor ganas stadium 4 yang menyerang sel tubuhnya. Warga Desa Sindangjawa RT01/RW 05, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu hanya bisa pasrah karena tiada biaya untuk mengobati penyakit yang menderanya.
Tumor itu makin membesar di bagian pinggang tubuhnya. Mulanya hanya benjolan kecil yang ia abaikan karena dikira bukan penyakit serius. "Namun, lama-kelamaan benjolan itu membesar dan membusuk" kata Wahidin, Minggu (17/4/2016).
Ia hanya seorang tukang pemecah batu. Pendapatannya tak mampu menutupi biaya pengobatan yang tergolong mahal. Wahidin pun berharap perhatian Pemkab Cirebon, agar ia bisa sembuh dan bekerja kembali untuk menafkahi keluarganya.
"Saya pernah berobat di sejumlah rumah sakit di Cirebon yang semua rumah sakit itu menolak karena tidak sanggup mengobatinya," ucapnya.
Ketua Yayasan Baitul Ilmi, Fifi Sofia Effendi meminta pemerintah khususnya Dinas Kesehatan setempat lebih peka terhadap kesehatan masyarakat. “Khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu,” tukasnya.
Fifi mengaku sudah melaporkan hal itu ke Kepala Dinas Kesehatan Cirebon, namun belum ada tanggapan. Wahidin kini dirujuk ke Rumah Sakit Permata untuk mendapatkan penanganan medis.
"Sebelumnya Wahidin sudah pernah dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan menggunakan fasilitas BPJS, namun hingga saat ini belum mendapatkan tindakan medis, dan akhirnya pulang kembali ke Cirebon" ujarnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.