Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribuan Kasus DBD Ditemukan di Bali, 30 Pasien Meninggal

Puji Sukiswanti , Jurnalis-Selasa, 26 April 2016 |15:18 WIB
Ribuan Kasus DBD Ditemukan di Bali, 30 Pasien Meninggal
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

DENPASAR - Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Bali tergolong tinggi. Dalam kurun Januari hingga April 2016, sedikitnya terdapat 6.812 kasus DBD, dan 30 orang pasiennya meninggal dunia akibat terserang penyakit itu.

“Penyakit DB ini puncaknya ada di bulan Januari hingga April, sehingga membuat semua pelayanan penuh. Mudah-mudahan pada Mei mendatang sudah turun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya, di Denpasar, Selasa (26/4/2016).

Menurutnya, pasien yang meninggal akibat DBD itu umumnya karena terlambatnya penanganannya. “Rata-rata pasien yang meninggal dunia akibat penyakit DB ini mereka ke rumah sakit sudah telat, di mana fase mereka sudah parah,” paparnya.

Kasus DBD tertinggi di Pulau Dewata kini ditemukan di wilayah Bulleng dengan 1.337 kasus, disusul Badung 1.061 kasus, dan Gianyar sebanyak 1.758 kasus.

Pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk membudayakan gaya hidup bersih dan sehat, seperti halnya membersihkan got-got yang ada di depan rumah. Ia sudah meminta Dinas Kesehatan di daerah untuk mengadakan pengasapan (fogging) secara serentak.

“Hal itu harus dilakukan secara serentak , tidak bisa dijalankan sendiri. Kami menyikapai penyakit DB ini dengan pencegahan di mana sudah dilakukan sebelum Januari,” ujarnya.

Upaya preventif paling penting dilakukan adalah pemberantasan sarang dan jentik nyamuk, di samping fogging. Masyarakat diimbau bergotong royong untuk bersih-bersih lingkungannya.

“Budaya gotong royong bersih-bersih ini sudah menghilang. Mari kita galakkan lagi, agar lingkungan kita bersih dan bebas dari nyamuk,” pungkasnya.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement