“Kami kurang tahu pasti, yang jelas tadi pagi para warga dan wali murid langsung tiba di sekolah dan memasang berbagai spanduk bentuk penolakan,” ungkapnya.
Meskipun disegel oleh warga, siswa Kelas VI (enam) tetap belajar, dikarenakan siswa kelas VI sedang melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS).
“Yang tidak sekolah itu, Cuma kelas I sampai kelas V (lima), tetapi kelas VI tetap melaksanakan UAS,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin, M Zubir menyebutkan, kalau permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara musyawarah.
“Sementara ini penempatannya kita tunda dulu, dan jabatan Kepala Sekolah akan dijabat sementara oleh Pengawas,” ungkap Zubir.
(Amril Amarullah (Okezone))