JAKARTA – Petugas yang menjaga palang pintu perlintasan antara Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Rajawali, dekat World Trade Center (WTC) Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara, diperiksa terkait kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Senja Utama Solo, Bus Transjakarta dan satu unit mobil Toyota Avanza.
"Kasusnya sudah diambil alih Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro. Rencananya, akan memeriksa sopir Transjakarta dan petugas palang pintu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (20/5/2016).
(Baca: Kecelakaan di Perlintasan Kereta Marak, Ahok Bangun 9 Flyover)
Sebelumnya diketahui, penyebab kecelakaan diduga akibat petugas terlambat menutup palang pintu. Namun demikian, Awi mengaku pihaknya tidak begitu saja akan menetapkan.
"Dari olah TKP informasi yang berkembang memang demikian. Namun, penyelidik tidak begitu saja menetapkan. Sehingga nanti kita akan melakukan pemeriksaan saksi di TKP, olah TKP," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kasus serupa kerap kali terjadi. Sebab itu, ia mengimbau kepada PT KAI untuk bertanggung jawab atas palang pintu. Soal adanya unsur kelalaian, Awi mengaku pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Semua sudah ada siapa, berbuat apa, semua sudah ada tugasnya. Itu kalau bagian dari PT KAI, ya kita dorong PT KAI mereka yang harus bertanggung jawab atas palang pintu KA. Kita tinggal memantau apa yang bisa kita bantu pengawasan di lapangan," tukasnya.
(Rachmat Fahzry)