SEMARANG – Maraknya kasus pembegalan di kawasan hutan karet di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, membuat warga resah. Mereka meminta lokasi tersebut didirikan markas polisi untuk meningkatkan rasa aman.
"Kami sudah pernah meminta kepada polisi untuk di Ungaran Timur dibentuk polsek baru. Karena polseknya kan masih jadi satu dengan Polsekta Ungaran, jadi juga meng-cover Ungaran Barat. Dari mapolsek ke sini sangat jauh," kata Kepala Desa Kalongan, Yarmuji, kepada Okezone, Jumat (20/5/2016).
Menurutnya, saat ini baru ada pos polisi di Ungaran Timur sehingga pengamanan yang dilakukan kurang optimal. Pria asli Kalongan itu juga menyampaikan, setelah usulan tersebut, patroli polisi mulai masuk ke kawasan hutan karet yang gelap dan sepi.
"Saya mengusulkan jika nanti ada polsek baru, lokasinya di dekat SMPN 5 Ungaran karena lokasi tersebut sangat sepi kalau malam. Kemarin tim polda sudah turun untuk mengkaji usulan pembentukan polsek baru itu. Semoga saja dengan polsek baru nanti, kondisi lebih aman," harapnya.
(Baca Juga : Banyak Jalan Tembus Untungkan Begal Hutan Karet Ungaran)
Yarmuji menuturkan, kerawanan kawasan hutan karet kini terjadi tak hanya pada malam, tetapi juga siang hari. Hal itu terbukti beberapa hari lalu terjadi pencurian kendaraan bermotor saat sekumpulan anak muda tengah bersantai di bawah rindangnya hutan karet.
"Itu siang hari, loh kok ada sepeda motor yang hilang. Meski ini mungkin juga akibat keteledoran pemilik yang kurang mengawasi (motor). Tapi apa pun itu, di lokasi tersebut ternyata memang ada orang-orang asing yang berkeliaran," paparnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.