JAKARTA – Kerusuhan terjadi saat pertandingan sepakbola antara PS TNI dengan Persegres Gresik dalam turnamen Indonesia Soccer Championship 2016. Setidaknya terdapat sembilan korban akibat kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, kerusuhan yang melibatkan suporter PS TNI dan Persegres Gresik United itu terjadi di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (22/5/2016) sekira pukul 16.15 WIB.
Kejadian ini berawal ketika suporter Persegres Gresik mengolok-olok serta melepas spanduk dari PS TNI. Hal ini mengakibatkan suporter PS TNI emosi dan turun dari tribun lalu mengejar suporter Persegres.
Suporter PS TNI pun melakukan pemukulan kepada suporter Persegres Gresik. Alhasil, sembilan orang jadi korban dalam peristiwa tersebut. Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Kapuspen Mabes TNI, Mayjen Tatang Sulaiman ketika dikonfirmasi belum mengetahui kejadian tersebut.
"Belum, saya belum dapat informasi. Saya monitor dulu," ujarnya.
Berikut data korban luka atas kejadian tersebut:
1. Praka Dani (Marinir) luka pelipis kiri.
2. Serda Empu (AL) luka sobek kening.
3. Saiful Anam (32), luka mata kiri.
4. Mahfud (15), luka sobek kening.
5. Ifan (15), luka sobek kepala belakang.
6. Jimmy (17), luka tangan kanan keseleo.
7. Lutfi (27), luka kepala bocor.
8. Sujud (70), luka pipi kanan.
9. Anis pingsan.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.