Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menelusuri Jejak Spiritual Soeharto

Agregasi Kedaulatan Rakyat , Jurnalis-Senin, 23 Mei 2016 |19:04 WIB
Menelusuri Jejak Spiritual Soeharto
Soeharto muda (foto: istimewa)
A
A
A

Di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul inilah Soeharto dilahirkan pada 8 Juni 1921. Soeharto dilahirkan oleh seorang ibu bernama Sukirah.

Masa kecil Soeharto diisi dengan masuk Sekolah Rakyat (setingkat SD) hingga akhirnya sekitar usia delapan tahun ia tinggal bersama kakeknya. Beranjak dewasa Soeharto mulai minat dalam dunia militer dan pada tahun tahun 1942 ia memutuskan untuk masuk Koninklijk Nederlands Indisce Leger (KNIL) yang merupakan tentara Kerajaan Belanda.

Berawal dari sinilah karir militer Soeharto terbangun dan terus gemilang hingga akhirnya ditetapkan sebagai presiden kedua menggantikan Soekarno. Soeharto meninggal dunia pada 27 Januari 2008 dan dimakamkan di Astana Giri Bangun Karanganyar bersebelahan dengan pusara sang istri, Tien Soeharto yang telah terlebih dulu mendahuluinya.

Tempat kelahir mantan Presiden Soeharto di Dusun Kemusuk ini pada tahun 2013 resmi dijadikan monumen. Di tempat ini banyak menyimpan foto Soeharto masa perjuangan serta cerita kehidupannya.

Monumen Bibis

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement