ACEH BESAR - Kerangka manusia yang ditemukan di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya diyakini merupakan Iswan Tallo, anggota Brimob yang menjadi korban tsunami pada 26 Desember 2004. Iswan adalah personel Datasemen A Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat yang ditugaskan ke Aceh Jaya pada 2003.
Kapolres Aceh Jaya, AKBP Riza Yulianto mengatakan, setelah tersiarnya berita penemuan kerangka Iswan, kakak kandungnya langsung datang ke Aceh dan memastikan bahwa itu merupakan kerangka adiknya yang hilang saat tsunami 11 tahun lalu.
Keluarga korban akhirnya mengambil kembali kerangka Iswan yang sudah dikubur secara Islami oleh warga Aceh Jaya, untuk dibawa pulang ke kampung halamannya di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Sehingga digali ulang, kemudian dimasukkan ke dalam kotak dan diberi label untuk dikirim ke Polda Aceh bagian kesehatan,” ujar Riza saat dihubungi Okezone, Selasa (24/5/2016).
(Baca juga: Kerangkat Korban Tsunami di Aceh Jaya Ternyata Brimob Kelapa Dua)
Kakak kandung Iswan tiba di Aceh pada Senin 23 Mei 2016, langsung menuju ke Aceh Jaya tempat kerangka itu ditemukan. Mulanya kerangka itu ditemukan tak utuh bersama beberapa pakaian dinas bertuliskan nama Iswan Tallo pada Minggu 22 Mei 2016 di bekas persawahan samping pegunungan Gampong Blang Dalam.
Warga setempat kemudian memandikan dan menyalatkan kerangka itu. Selanjutnya dikuburkan secara Islami. Namun belakangan ditemukan lagi tempurung kelapa dan tulang belulang, sehingga digali kembali untuk dikubur bersama.
Namun, setelah datang keluarga korban dari NTT, kerangka itu digali kembali karena keluarganya meminta kerangka itu dipulangkan. Sebelum dipulangkan terlebih dulu dicek di bagian kesehatan Polda Aceh.
Menurut Kapolres, hari ini kerangka itu akan diterbangkan ke NTT untuk dikuburkan keluarganya.
(Salman Mardira)