Adapun salah satu rekomendasi simposium 1965 di Hotel Arya Duta ialah penyesalan negara pada peristiwa tersebut.
"Simposium yang di Arya Duta, salah satu rekomendasinya, yang sudah ke Menko Polhukam adalah negara menyesal dengan peristiwa 1965, bukan minta maaf atas insiden 1965. Kenapa ke PKI saja? Mereka minta restitusi, ketiga peninjauan peraturan, TAP MPR XXV," beber Kivlan.
Bahkan, guna memuluskan koordinasi dari tingkat pusat ke daerah, Kivlan menyebut PKI menginginkan pembubaran Babinsa dan Kodim. Seperti demo di depan Kodim Sukabumi beberapa waktu lalu misalnya.
"Termasuk sekarang pembubaran organisasi Hansip, sekarang mereka minta bubarkan Babinsa, Kodim.
Di Sukabumi mereka minta bubarkan. Pada intinya aparat kita untuk menjaga keamanan. Selanjutnya mereka bergerak sampai ke desa," tandasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.