Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Rekonsiliasi PKI, Menhan: Orangnya Sudah Mati

Syamsul Anwar Khoemaeni , Jurnalis-Kamis, 02 Juni 2016 |12:01 WIB
Soal Rekonsiliasi PKI, Menhan: Orangnya Sudah Mati
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (Foto Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan), Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa rekonsiliasi terhadap eks anggota dan pengikut Partai Komunis Indoensia tidak mesti dilakukan. Ia menyarankan, rekonsiliasi seharusnya menyasar ke orde baru, orde lama, dan reformasi.

"Rekonsiliasi ini, pendapat saya sama siapa? Orangnya sudah mati. Yang perlu direkonsiliasi ada orde baru, lama, reformasi ini yang perlu direkonsiliasi," ujar Ryamirzad di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2016).

(Baca: Isu Kebangkitan PKI, Pemerintah Harus Waspada Proxy War)

Ryamizard menolak keras jika diminta mundur lantaran sikapnya tersebut. Terlebih PKI pantas untuk ditumpas, lantaran telah melakukan pemberontakan terhadap negara.

"Ini (PKI) pemberontakan, pantas aja mati. Ada yang bilang saya harus diberhentikan," ujar Ryamizard.

Ryamirzad juga menyerukan soal wacana pembongkaran makam PKI tidak haru dilakukan. Hal itu, kata Ryamizrd, merujuk pada kasus pembantaian Westerling yang menewaskan sekira 40 ribu orang. Negara juga tidak meminta Belanda untuk membuka makam para korban.

"Masalah kuburan, 40 ribu (korban) Westerling, kita tidak nyuruh bongkar kuburan. Kalau ada kuburan, udahlah udah tenang dia. Kok dikutak-kutik lagi. Kita membangun ke depan, jangan melihat ke belakang terus," tandasnya.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement