ACEH - Aceh dan Sumedang memiliki keterikatan emosional yang tinggi karena pahlawan nasional Aceh, Cut Nyak Dien pernah diasingkan ke Sumedang oleh pemerintahan Belanda pada 1906.
Jika berjalan-jalan ke Sumedang, salah satu pilihan tempat untuk dikunjungi adalah makam Cut Nyak Dien dan rumah singgah Cut Nyak Dien untuk mengetahui lebih jelas cerita Cut Nyak Dien selama dalam pengasingan. Lokasi untuk mengetahui jejak sejarah itu letaknya tidak jauh dari Alun-alun Sumedang.
Pada mulanya, masyarakat Sumedang mengenal Cut Nyak Dien dengan panggilan “Ibu Perbu”. Kala itu, tidak ada masyarakat yang mengetahui bahwa Cut Nyak Dien adalah pejuang besar Aceh. Hal itu disebabkan keterbatasan bahasa dan kondisi Cut Nyak Dien yang buta.
Makam Cut Nyak Dien di Sumedang