Kepada Kasatpol PP, Ibu Eni mengatakan bahwa dirinya tidak bisa membaca, sehingga surat edaran yang ditempel di dinding warungnya tidak dapat ia ketahui maksudnya.
"Saya nggak bisa baca, Pak. Saya nggak tau sama bacaan itu," kata Saeni.
Namun, Basri tampaknya terus mengingatkan Ibu Eni agar tetap menutup warungnya siang hari pada saat bulan Ramadan. "Tapi kan, ada suami yang bisa baca, kan bisa dikasih tahu," tegasnya.
Basri mengungkapkan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan koordinasi kepada Satpol PP yang ada di Banten agar lebih humanis dalam menjalankan tugasnya terutama pada saat razia.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.