Share

Polda Riau Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Ciptakan Kondusifitas Jelang Ramadan

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 01 April 2022 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 340 2571676 polda-riau-musnahkan-barang-bukti-kejahatan-ciptakan-kondusifitas-jelang-ramadan-8oiRwwsYt7.jpg Pemusnahan miras di Polda Riau (Foto : Polda Riau)

JAKARTA - Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal bersama jajaran Forkopimda menggelar pemusnahan barang bukti jasil operasi cipta kondisi berupa Kegiayan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polda Riau dan jajaran menjelang bulan Ramadan.

“Dalam rangka menciptakan dan menjamin situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H. Polda Riau beserta jajaran melaksanakan KRYD dengan sasaran perjudian, premanisme, miras, handak, sajam, curas, curat dan curanmor serta yang lainnya,” kata Iqbal kepada awak media, Jumat (1/4/2022).

Iqbal menyebut, dari kegiatan KRYD yang dilaksanakan jajaran sebagai bentuk pencegahan, pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari hasil operasi penyakit masyarakat tersebut.

“Dari operasi KRYD, berhasil diamankan minuman keras sebanyak 19.562 botol atau kaleng berbagai merk, arak 250 liter, arak samsu putih, 40 liter, arak cap cuan 10 liter, tuak 1.139 liter. Jenis togel 32 orang dan barang bukti uang sebanyak 16.918.00 diamankan," ujar Iqbal.

“Jenis Kartu QQ dengan jumlah tersangka 7 orang dan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 1.440.000. Sabu sebanyak 39,41 Kg, Ekstasi 899 butir, petasan 1840 buah, 90 kotak dan 22 batang, dan sebanyak 890 kenalpot brong,” tambahnya.

Tidak hanya itu saja, Polda Riau juga berhasil mengamankan tindak pidana tanpa hak membawa, menguasai, menyimpan senjata api dan amunisi (Handak) di Kabupaten Bengkalis.

“Kita juga mengamankan inisial GR (39) diduga memiliki satu pucuk senjata api rakitan, beserta 2 butir diduga peluru tajam kaliber 2.2mm, 4 butir peluru tajam kaliber 9mm, 8 butir peluru ramset, 11 pucuk senapan angin dan 2 unit hp milik tersangka," ujarnya.

"Di mana saat itu tim mendapat informasi bahwa adanya paket boneka diduga berisikan senjata api, selanjutnya Jatanras Ditreskrimum melakukan koordinasi dengan JNE dan berhasul mengamankan tersangka dengan barang buktinya,” papar Iqbal.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Iqbal mengatakan Polri dibantu TNI dan seluruh stake holder memiliki peran strategis untuk menciptakan kamtibmas yang aman terkhusus dalam bulan ramadhan.

“Kita ingin menunjukkan tidak ada ruang untuk pada pelaku kejahatan, maka dilakukanlah kegiatan KRYD. Saya tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminalitas pada waktu bulan ramadhan dan seterusnya,” jelas Iqbal.

Iqbal menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak yang menurutnya merupakan vitamin bagi Kepolisian untuk terus memajukan provinsi Riau menuju Indonesia Maju.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, agar dalam menyambut dan selama bulan suci Ramadhan dapat menjaga situasi Kamtibmas sehingga pelaksanaan ibadah puasa dapat kita jalani dengan khusuk, khususnya bagi umat muslim yang menjalankan ibadah keagamaan,” tutup Iqbal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini