Berdasarkan info dari mantan istri, Mateen disebut sebagai pria yang memiliki kelainan mental dan jiwa. Bahkan, selama mereka menjalani hubungan, Mateen sering kali memperlakukan Yusufiy secara kasar.
Kendati demikian, ayahnya mengatakan, Mateen dahulu adalah seorang anak yang baik dan memiliki pendidikan tinggi serta menghormati orang tua.
Terkait tragedi penembakan di Orlandi, Mateen diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok militan radikal ISIS. Dugaan itu karena saat penembakan di Orlando, Mateen sempat menghubungi anggota ISIS untuk menyatakan bahwa ia tetap setia kepada mereka.
Menurut keterangan dari ayahnya Seddique Mateen yang dikutip Al Jazeera, anaknya memang tidak menyukai kelompok LGBT. Hal itu diketahui saat mereka berkunjung ke Miami. Ketika Mateen melihat dua orang pria berciuman, Mateen menjadi sangat marah dengan tindakan tersebut.
(Ahmad Taufik )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.