Ada peraturan bagi pemakai jalan bahwa dilarang mengendarai kendaraan dan perjalanan harus dilakukan dengan jalan kaki. Selain untuk menjaga dan menghormati sesama pemakai jalan juga bertujuan untuk menjaga ketenangan dalam proses belajar mengajar para murid santri di pesantren Kauman.
Bangunan di kauman sangat beragam corak dan bentuknya, beberapa rumah kampung disini memiliki pintu, jendela dan rungan yang relatif besar. Ventilasi rumah berhias kaca warna merupakan hiasan rumah bergaya arsitektur Eropa. Terdapat Gapura yang berbentuk lengkung pada jalan masuk kampung Kauman.
Suasana kampung tempo dulu sudah tidak lagi terlihat di pemukiman Kauman. Sembilan langgar yang didirikan oleh para ketib juga tidak semuanya berjalan. Ketib Amin milik KH Ahmad Dahlan sudah lama tidak dpergunakan lagi. Akan tetapi pengajian rutin di Masjid Agung Kauman masih tetap berjalan dan suasana pesantren juga masih terlihat.
Kampung Kauman terletak di sebelah barat Alun-alaun Utara Keraton Yogyakarta. Terletak di Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kampung Kauman terletak dan dibatasi oleh jalan-jalan disekitarnya. Sebelah Barat dibatasi Jalan Nyai Ahmad Dahlan atau dikenal sebagai Jalan Gerjen, sebelah Timur dibatasi Jalan Pekapalan dan Jalan Trikora. Sementara sebelah Utara dibatasi Jalan KH.Ahmad Dahlan sedangkan sebelah Selatan dibatasi Jalan Jalan Kauman.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.