Saat Sederetan Figur Dunia Berduka untuk Soekarno

Randy Wirayudha, Okezone · Selasa 21 Juni 2016 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 21 18 1421504 saat-sederetan-figur-dunia-berduka-untuk-soekarno-7zVlMdEsEb.jpg Mendiang Ir. Soekarno (Foto: Sindo)

JAKARTA – Saat sejumlah warga sibuk memberi ucapan selamat kepada Presiden RI ke-7, Joko Widodo pada Selasa, 21 Juni 2016, sebaliknya terbilang tak banyak yang mengirim doa buat Sang Proklamator, Ir. Soekarno yang wafat di hari yang sama 46 tahun silam.

Presiden RI pertama itu menderita setengah mati di akhir hayatnya. Dilarang ditemui kerabat dan para sahabatnya, perlakuan penjaga Wisma Yaso (kini Museum Satria Mandala) yang mengawal Soekarno sebagai tahanan rumah pun turut berperan membuat akhir hidup Soekarno serasa di neraka.

Padahal, nama Soekarno masih harum di hati rakyatnya dan terlebih, di hati para koleganya di dunia internasional. Tidak hanya media-media asing yang ikut menyoroti kematian Soekarno karena masalah ginjal itu.

Melainkan juga simpati para pemimpin negara sahabat. (Baca juga: Kabar Kematian Soekarno yang Disoroti hingga ke Amerika).

Nama Soekarno tetap dianggap sebagai teman baik, tidak hanya oleh negara-negara yang secara politik selaras dengan pemikiran Soekarno, melainkan juga negara-negara yang bersitegang macam Singapura dan Malaysia.

Berikut beberapa ungkapan belasungkawa untuk Soekarno yang meninggal 21 Juni 1970 silam yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

- Presiden Singapura, Yusof Ishak: “Dengan penuh kesedihan saya telah menerima berita tentang wafatnya Ir. Sukarno. Atas nama pemerintahan dan rakyat Singapura dan juga atas nama pribadi saya sendiri, izinkanlah saya menyampaikan pada Paduka Mulia, rasa simpati dan turut berduka cita kami,”

- Perdana Menteri Malaysia, Tunku Abdul Rahman: “Namanya patut dicatat dalam sejarah Indonesia, untuk diketahui oleh generasi-generasi yang akan datang sebagai seseorang yang dengan gagah berani, telah berjuang melawan kolonialisme dan menimbulkan gelombang semangat nasionalisme rakyat Malaysia. Tidak seorangpun dapat menyangkal bahwa almarhum telah memegang peranan penting dalam mencapai Indonesia merdeka,"

- Presiden Filipina, Ferdinand Marcos: “Ir. Soekarno adalah pemimpin yang akan diperingati sebagai seorang yang telah mendirikan Republik Indonesia. Dia telah mempersatukan Indonesia di dalam masanya yang paling sulit. Peristiwa-peristiwa di waktu yang terakhir tidak mengurangi peranannya itu. Kami berduka cita karena wafatnya seorang pemimpin besar Asia,”

- Presiden Vietnam, Ton Duc Thang: “Rakyat Vietnam sangat menyayangi Bung Karno sebagai pemimpin besar Indonesia yang sejak semula menyokong perjuangan rakyat Vietnam.

- Presiden India, Varaghiri Venkata Giri: “Dunia Afrika-Asia akan mengingatkan untuk selama-selamanya sebagai seorang pejuang yang berani menentang imperialisme dan kolonialisme dan seorang anggota pendiri dari Konferensi Bandung (Konferensi Asia-Afrika) yang melahirkan prinsip-prinsip non alignment. Tidaklah dapat disangsikan bahwa seluruh rakyat indonesia menghormatinya sebagai seorang pahlawan nasional,”.

- Perdana Menteri India, Indira Gandhi: “Perjuangannya melawan kolonialisme dan imperialism serta untuk kemerdekaan adalah bagian dari sejarah (dunia),”

- Josip Broz Tito, Presiden Yugoslavia: “Kepribadian Soekarno sebagai seorang pejuang besar melawan kolonialisme dan imperialisme akan tetap dikenang pada masa-masa yang akan datang,”

- Presiden Rusia, Nikolai Podgorny: “Soekarno merupakan seorang negarawan yang terkemuka, yang namanya mendapat penghargaan tinggi di kalangan bangsa Soviet,"

- Presiden Pakistan, Agha Muhammad Yahya Khan: “Saya sangat bersedih hati mendengar telah wafatnya Dr. Ahmad Soekarno. Sebagian dari peranan yang pernah dimainkanya baik dalam tingkat nasional maupun internasional, rakyat Pakistan tidak akan dapat melupakan terhadap pengertian dan sumbangan Dr. Soekarno dan persahabatan yang telah ada antara kedua negara kita. Semoga Allah menerimanya dalam keadaan damai. Amin.”

- Presiden Aljazair, Houari Boumédiène: “Dengan rasa sedih yang sedalam-dalamnya kami mendengar wafatnya Dr. Haji Ahmad Soekarno, yang berarti hilangnya seorang tokoh penting yang telah menandai sejarah negaranya, melalui perjuanganya bagi keadilan dan kebebasan dunia. Dalam suasana penuh duka cita ini, atas nama Dewan Revolusi Pemerintah dan Rakyat Aljazair serta atas nama saya pribadi, sudilah Paduka Yang Mulia menerima rasa duka cita kami yang sedalam-dalamnya dan menyampaikan kepada keluarga yang ditiggalkan almarhum, rasa simpati dan belasungkawa dari kami yang sedalam-dalamnya,”

- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), U Thant: “Soekarno akan diingat sebagai proklamator kemerdekaan Republik Indonesia,”.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini