Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisruh Penambangan Pasir, Perangkat Desa di Boyolali Dianiaya Penambang

Agregasi Kedaulatan Rakyat , Jurnalis-Selasa, 21 Juni 2016 |15:19 WIB
Kisruh Penambangan Pasir, Perangkat Desa di Boyolali Dianiaya Penambang
Ilustrasi
A
A
A

BOYOLALI – Kisruh penambangan illegal di Kali Apu, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, berbuntut panjang. Seorang perangkat Desa Klakah bernama Slamet dianiaya sejumlah penambang, setelah melarang mereka melakukan penambangan pasir di lahan kas desa.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu 18 Juni 2016, , bermula saat Slamet memasang pembatas antara lahan kas desa dengan lokasi tambang agar lahan kas desa tidak ikut ditambang.

Lahan kas desa yang ada di Dusun Sumber seluas 5 hektare (ha) tersebut diberi pembatas karena ikut dikeruk pasirnya oleh penambang selebar tiga meter dengan panjang hingga 40 meter.

Namun, sebelum kejadian, pembatas lahan tersebut sudah hilang. Slamet lalu menanyakan dan mencari hilangnya pembatas lahan tersebut pada para penambang serta meminta alat berat dikeluarkan dari wilayah penambangan yang merambah lahan kas desa. 

“Setelah itu anaknya pengelola datang sambil marah-marah,” kata Slamet, seperti dikutip dari KRjogja, Selasa (21/6/2016).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement