Berakhirnya perayaan arus mudik itu resmi diumumkan PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) Merak. Lonjakan penumpang terjadi justru pada H-4 hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.
(Baca juga: Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak)
"Puncaknya itu H-4 mencapai 29 ribu pejalan kaki," Kata Tommy Kaunang, General Manager PT ASDP Ferry Indonesia Merak.
Tingkat kedatangan pejalan kaki kali ini memang sudah berkurang, begitu pula dengan kendaraan roda empat, dan roda dua. Namun, setitik permasalahan kemacetan jadi pekerjaan rumah pengelola jasa layanan penyeberangan.
Terutama kemacetan dan tingkat pelayanan yang setiap tahun hampir sama. Lonjakan penumpang masih tak mampu dibendung. Kemacetan tak kunjung terurai, dan amarah pemudik sulit diredam.
"Masa lama, enggak ada lama, berapa menit lamanya dulu. Sekarang ini diutamakan keselamatan, setiap kendaraan harus tanya nama, SIM, KTP, semua. Kalau di dalam pelabuhan kosong dan di luar pelabuhan padat. Nah itu sistemnya enggak bener. Nah, ini di dalam pelabuhan padat, loket masih bisa jual tiket," begitu kata Tommy saat ditanya perihal masih tersisanya permasalahan.