Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tiga Alasan yang Membuat PDIP Tak Mungkin Dukung Ahok

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Kamis, 21 Juli 2016 |22:54 WIB
Tiga Alasan yang Membuat PDIP Tak Mungkin Dukung Ahok
A
A
A

JAKARTA - Peneliti Utama LIPI, Siti Zuhro yakin, PDI Perjuangan (PDIP) tidak akan mengusung atau mendukung Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang maju lewat jalur independen.

“Secara logika tidak mungkin PDIP akan mengusung Ahok. Banyak hal yang akan dipertimbangkan PDIP untuk tidak memilih petahana itu meski dikatakan Ahok adalah calon kuat saat ini,” ujar Siti di Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Alasan pertama, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri tidak akan mengusung Ahok karena bukanlah kader partainya. Selain itu, Megawati tentu mempertimbangkan sikap Ahok yang tak loyal ke partai.

Faktor kedua adalah sikap Ahok yang percaya diri maju lewat jalur independen dan didukung satu juta KTP yang dikumpulkan oleh Teman Ahok.

“PDI Perjuangan tentunya tidak mau dijadikan seperti sekoci ketika ternyata muncul keraguan dalam proses pengumpulan satu juta KTP dan dikabarkan bermasalah karena banyak manipulasi. Ketika bermasalah baru Ahok mendekat, tentunya PDI Perjuangan tidak mau diperlakukan seperti itu,” tegasnnya.

Ketiga menurut Siti, PDIP tentu mempertimbangkan resistensi dari masyarakat. Resistensi itu di antaranya disebabkan karena permasalahan hukum dan silang pendapat dengan berbagai pihak.

Siti tak percaya dengan survei SRMC yang mengatakan bahwa 87 persen pemilih PDIP akan memilih Ahok. “Sejak 2008 saya tidak percaya survei begitu saja, karena banyak survei pesanan. Kalau sekarang dikatakan Ahok nomer satu, yah jelas saja karena memang belum ada lawan yang sudah mendeklarasikan diri dan mendapat cukup dukungan partai," sebutnya.

"Kalau mau hasil survei benar, maka seharusnya calon itu seimbang, sama-sama punya dukugan partai, dikontestasikan, baru disurvei. Lah ini belum ada lawan kok disurvei, yah jelas menang, wong belum apa-apa sudah dilakukan penilaian,” tutupnya. (day)

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement