JAKARTA - Kasus BPJS palsu di Puskesmas Koja, Jakarta Utara, masih diusut polisi. Ada 30 orang menjadi korban BPJS palsu dan mereka sudah melaporkan pelakunya ke kepolisian setempat.
Seorang korban, Mariani (35) warga Ciepucang Tiga, Rawa Badak, Kecamatan Koja mengatakan, mereka sudah melaporkan mantan RT setempat berinisial Fai (45) yang diduga sebagai pembuat BPJS palsu kepada polisi.
"Kami warga sudah lapor polisi pembuat BPJS palsu, dia mantan RT sini, kami laporkan kepada pihak polisi biar bapak polisi yang mengurusi pelaku pembuat BPJS palsu," kata Mariani, Rabu (10/8/2016).
Menurutnya, ada 30 orang yang jadi korban BPJS palsu dibuat pelaku. “Kami awalnya diiming-imingi dengan BPJS gratis dan cuma bayar Rp80 ribu saja awalnya, tapi pas dipakai untuk berobat kok malah tidak bisa,”ujarnya.
Warga merasa ditipu mulai gerah dan melaporkan mantan RT itu ke polisi.
Sementara Kapolsek Koja, Kompol Supriyanto mengatakan, pihaknya sudah menangkap Faisal setelah mendapat laporan warga.
"Kami sudah menangkap pelaku pembuat bpjs palsu karena berdasarkan laporan dari warga dengan adanya BPJS palsu. Kami masih akan menyelidiki dengan adanya BPJS palsu di Jakarta Utara ini apakah ada komplotannya atau tidak," ujar Supriyanto.
(Salman Mardira)