Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Marak Pemalsuan, BPJS Harus Jemput Bola

Salsabila Qurrataa'yun , Jurnalis-Jum'at, 12 Agustus 2016 |07:31 WIB
Marak Pemalsuan, BPJS Harus Jemput Bola
Ilustrasi BPJS (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepolisian berhasil mengamankan seorang warga di Jakarta Utara lantaran kedapatan telah mengedarkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) palsu kepada warga yang sedang berobat di Puskesmas Koja, Jakarta Utara.

Menurut Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih, masyarakat diharapkan waspada terhadap maraknya kasus pemalsuan BPJS. Selain itu, seharusnya Direksi BPJS dapat membuka tempat-tempat pendaftaran peserta yang resmi.

"Kalau ini, kan persoalan pengaruh keanggotaan. BPJS harus membuka tempat-tempat resmi pembuatan kartu peserta. BPJS harus umumkan ke masyarakat luas tempat resmi. Memang di setiap Kabupaten ada kantor BPJS tapi kan seharusnya ada diperkecil lagi," kata Daeng kepada Okezone, Jumat (12/8/2016).

(Baca: Puluhan Warga Koja Jadi Korban BPJS Palsu)

Sementara itu, Daeng berharap jika Direksi BPJS 'jemput bola' dengan turun kemasyarakat untuk melakukan penggalangan sosialisasi agar membedakan kartu BPJS asli dengan yang palsu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement