Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Duterte Tantang Senator Filipina Buktikan Diri Tak Terlibat Narkoba

Silviana Dharma , Jurnalis-Jum'at, 19 Agustus 2016 |13:40 WIB
Duterte Tantang Senator Filipina Buktikan Diri Tak Terlibat Narkoba
Duterte (kanan) dan Leila de Lima (kiri). (Foto: Filipinewsph)
A
A
A

MAGUINDANAO – Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang menuduh Senator Leila de Lima pernah bertransaksi narkoba ternyata berbuntut panjang. Cekcok di hadapan publik pun tak terhindarkan. Presiden Duterte bahkan dituding balik sebagai pembohong.

(Baca juga: Duterte Sebut Senator Filipina Perempuan Jalang)

Diserang balik, The Punisher pantang mundur. Dia menantang mantan Menteri Kehakiman Filipina itu untuk lolos dari masalah ini dan membuktikan dirinya tidak bersalah.

“Menjadi pejabat publik, maka hidup Anda seperti sebuah buku yang terbuka. Saya tidak akan bicara tanpa bukti. Saya bukan orang seperti dia (De Lima),” kata presiden berjuluk Digong itu saat berkunjung ke Kamp Siongco di Awang, Maguindanao, seperti dimuat Inquirer, Jumat (19/8/2016).

Duterte tidak main-main, dia bahkan menegaskan siap memanggil saksi mata untuk membuktikan tuduhannya. Salah satunya adalah menghadirkan sopir De Lima yang disebut-sebut menjadi kurir transaksi barang haram tersebut.

Jika para awak media juga tidak percaya dengan perkataannya, Duterte mempersilakan para jurnalis untuk mencari data terkait di Kementerian Kehakiman (DOJ) dan di Komisi Hak Asasi Manusia (CHR). Dua kantor pemerintahan itu pernah dikepalai oleh De Lima.

“Kalian ingin tahu kebenarannya? Jika saya bohong, kalian bisa mengganti saya. De Lima itu tahu kalau dia pejabat publik dan dia benci terlibat skandal,” ucap Duterte.

Perseteruan antara kedua tokoh politik ini memang sudah lama santer terdengar. Apalagi saat mereka bersaing dalam pemilihan presiden pada Mei 2016. Namun, cekcok kali ini dipicu pernyataan kasar Duterte.

Sang presiden mengatai senatornya itu perempuan jalang atau perempuan tidak bermoral. Hal tersebut disampaikan di depan umum saat perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-115 Kepolisian Filipina. Kegeraman Duterte sendiri disebabkan terlalu seringnya De Lima mengkritik cara dia memberantas narkoba.

“Dia menuduh polisi bertindak di luar hukum seperti itu, ketika para polisi kita juga terbunuh dalam operasi antinarkoba. Itu dia bicara kaga pakai bukti, kalau saya kan enggak berlebihan,” ujarnya.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement