Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tokoh Masyarakat Batak Komentari Topi Adat Jokowi

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Selasa, 23 Agustus 2016 |15:06 WIB
Tokoh Masyarakat Batak Komentari Topi Adat Jokowi
Foto: Instagram Visit Sumut
A
A
A

Monang mengaku sangat menyesalkan "insiden" fashion yang terjadi terhadap Presiden Jokowi itu. Dia mengaku insiden itu harusnya tak perlu terjadi jika panitia melibatkan tokoh-tokoh Batak lokal dalam acara tersebut.

"Ini kan untuk pemimpin, harus dibawa dari nilai-nilai tradisi Batak. Di kumpulkan dulu tokoh-tokoh masyarakat untuk menyambut kedatangannya. Jadi tradisi-tradisi yang dihadirkan benar-benar sesuai.‎ Ini kan kenyataannya tidak. Saya malah dengar panitianya dari Jakarta. Yang membuat pakaian adatnya desaigner yang belum tentu paham soal budaya Batak. Jangan kalau ada orang-orang di Jakarta berpakaian begitu, ‎lalu dibawa ke mari," sesalnya.

‎"‎Yang mana sebenarnya, apakah acara itu untuk mengangkat tradisi atau nilai-nilai atau sebatas berfashion. Orang Batak harusnya menunjukkan ‎apa nilai-nilai tradisi apalagi kepada pemimpin. Presiden itu pemimpin atau raja. Lain jika diberikan ke artis, mau bilang apa ya terserah. Karena itu untuk senang-senang. Tapi ini untuk pemimpin," ketusnya.

Sementara itu terkait banyaknya hujatan kepada Jokowi atas insiden Topi Aneh itu, Monang memberikan pembelaan. "Mana ada salahnya dia, mana tahu-tahu dia itu. Tapi orang-orang Batak yang masih mencintai leluhurnya dan tradisinya, itu yang mengkritik. Jokowi kan enggak tahu. Dia berpikir kalau orang Batak buat begitu ya itulah yang betul," tukasnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement