Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peluru Kasat Narkoba Jeneponto Masih Bersarang di Paha Panitera

Zulfikarnain , Jurnalis-Sabtu, 27 Agustus 2016 |13:47 WIB
Peluru Kasat Narkoba Jeneponto Masih Bersarang di Paha Panitera
Foto: Zulfikarnain/Okezone
A
A
A

MAKASSAR - Dokter RS Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan belum menemukan peluru yang bersarang di paha Andi Burhan, panitera Pengadilan Negeri Jeneponto, meski operasi sudah dilakukan.

"Tadi operasinya jam 8 pagi, keluar jam 12.30 (Wita). Kata perawat tadi kemungkinan peluru bergeser, jadi peluru masih di dalam," sebut Kamaruddin, adik sepupu Andi Burhan di RS Bhayangkara di Makassar, Sabtu (27/8/2016)

Andi Burhan tetap kesakitan akibat peluru yang masih bersarang. Hasil rontgen RS Jeneponto, tampak proyektil di tulang paha Andi Burhan. Tapi saat dioperasi, dokter tak menemukan. Ia pun dijadwalkan operasi ulang.

"Kalau hasil rontgen kemarin, tulang paha Andi Burhan retak, pelurunya juga kelihatan. Rencananya mau di operasi ulang," tambah Kamaruddin.

Seperti diketahui, kejadian penembakan itu terjadi di Cafe Rizki. Saat itu, Andi terlibat keributan dengan pengunjung lainnya. Di sana juga ada Kasat Narkoba Polres Jeneponto, AKP Arivalianto yang sedang menyelidiki peredaran narkoba.

Anggota polisi itu bermaksud melerai pertikaian dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Nahas, peluru yang mengarah ke atas diduga mengenai besi hingga memantul dan berakhir di paha Andi Burhan.

(Risna Nur Rahayu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement