Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pascagempa Italia, Otoritas Lakukan Penyelidikan Bangunan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 29 Agustus 2016 |01:09 WIB
Pascagempa Italia, Otoritas Lakukan Penyelidikan Bangunan
Seorang pria diangkat dari puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa di Italia, 24 Agustus 2016. (Foto: Reuters)
A
A
A

AMATRICE – Pascagempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang melanda Italia pada Rabu, 24 Agustus 2016, pihak berwenang akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada kelalaian yang menyebabkan tingginya jumlah korban jiwa dalam bencana itu. Mereka juga akan memastikan tidak ada sindikat kejahatan terorganisir atau mafia yang menyusupi kontrak pembangunan kembali kota-kota yang hancur.

Lima hari sejak gempa Italia terjadi, pihak berwenang melaporkan jumlah korban jiwa telah mencapai 291 orang. Upaya pencarian dan penyelamatan korban yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan masih terus berlangsung, meski harapan untuk menemukan korban yang masih hidup semakin menipis.

“Garis patahan sayangnya menjalankan fungsi mereka dan inilah yang disebut nasib, tapi jika bangunan dibuat seperti di Jepang, mereka tidak akan roboh,” kata Jaksa Penuntut Giuseppe Saieva sebagaimana dilansir dari Associated Press, Senin (29/8/2016). Saieva mengatakan tingginya jumlah korban jiwa tidak bisa hanya disalahkan kepada nasib.

Penyelidikan akan berfokus pada sejumlah bangunan termasuk sekolah dasar di Amatrice yang roboh meski baru saja mendapat renovasi untuk bertahan dari gempa pada 2012. Bangunan lainnya yang juga akan mendapat perhatian adalah menara lonceng di Acumoli yang hancur, menewaskan empat orang termasuk seorang bayi berusia 8 bulan. Menara tersbut juga baru saja mendapatkan renovasi untuk bertahan dari gempa.

Selain menewaskan ratusan warga, bencana gempa Italia pekan lalu juga menyebabkan hampir 2.700 orang kehilangan tempat tinggalnya. Jumlah korban hilang masih belum dapat dipastikan karena banyaknya wisatawan yang datang di daerah wisata yang terkena dampak gempa.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement