Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemlu Bantah Dua WNI Tewas dalam Operasi Penumpasan Abu Sayyaf

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 29 Agustus 2016 |18:24 WIB
Kemlu Bantah Dua WNI Tewas dalam Operasi Penumpasan Abu Sayyaf
Kelompok militan Abu Sayyaf (Foto: Youtube)
A
A
A

JAKARTA – Tersiar kabar dua warga negara Indonesia (WNI) tewas dalam operasi penumpasan kelompok Abu Sayyaf oleh militer Filipina. Operasi tersebut dilakukan oleh militer Filipina pada Jumat 26 Agustus 2016 di Patikul, Sulu.

Namun, kabar tersebut dibantah oleh Direktur Jenderal Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal. Menurut Iqbal, kabar tersebut muncul karena kesalahan penulisan berita.

“Tidak benar. Itu kesalahan penulisan dari beberapa media terhadap berita dari Inquirer (media Filipina). Yang benar adalah tiga petinggi Abu Sayyaf yang tewas,” ujar Iqbal dalam pesan singkat kepada Okezone, Senin (29/8/2016).

Sebagaimana diberitakan Inquirer, sedikitnya 11 militan Abu Sayyaf tewas dalam operasi tersebut. Juru Bicara Militer Filipina, Mayor Filemon Tan, mengatakan 17 tentaranya luka-luka usai bertempur dengan Abu Sayyaf.

Sementara itu, dua WNI yang berhasil melarikan diri dari Abu Sayyaf sudah tiba di Indonesia pada akhir pekan lalu. Keduanya juga sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga. Namun, mereka tidak ingin diusik media dan meminta privasi. Hal itu dilakukan untuk menjaga perasaan dari keluarga lima sandera Abu Sayyaf lainnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement