nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rodrigo Duterte: Abu Sayyaf Lapar Dirikan Khilafah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 17 September 2016 22:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 09 17 18 1491973 rodrigo-duterte-abu-sayyaf-lapar-dirikan-khilafah-fqKBlXZ3Eq.jpg Presiden Filipina Rodrigo Duterte (Foto: Erik de Castro/Reuters)

MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan, kelompok militan Abu Sayyaf sudah sangat lapar untuk mendirikan khalifah. Kelompok militan di Filipina selatan itu disebut Digong tidak lagi hanya sekedar melakukan penyanderaan demi uang tebusan.

Pernyataan Duterte itu didasarkan pada serangan bom yang terjadi di kampung halamannya, Davao, yang menewaskan sedikitnya 15 orang. Abu Sayyaf mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom yang terjadi di sebuah pasar malam pada Jumat 2 September 2016 itu.

“Mereka sangat lapar untuk mendirikan khalifah di Asia Tenggara. Masalahnya, mereka tidak berbicara atas dasar pelajaran apa yang dapat Anda berikan kepada mereka. Mereka hanya ingin khilafah atau tidak sama sekali,” ujar Duterte dalam pidato kepada tentara Filipina, seperti dimuat Channel News Asia, Sabtu (17/9/2016).

Beberapa kelompok sempalan Abu Sayyaf sempat menyatakan kesetiaan mereka kepada kelompok militan ISIS. Kementerian Pertahanan Filipina memastikan, tidak ada hubungan langsung antara Abu Sayyaf dengan ISIS di Irak dan Suriah.

“Mereka hanya terinspirasi oleh ISIS dan tidak sepenuhnya mendukung ISIS. Mereka hanya ingin menjadi seperti ISIS,” ucap Juru Bicara Kementerian Pertahanan Arsenio Andolong.

Segera setelah Abu Sayyaf mengebom kampung halamannya, Duterte langsung bersumpah untuk menumpas habis kelompok militan tersebut. Rody bahkan mengancam akan memakan militan Abu Sayyaf hidup-hidup sebagai balas dendam serangan di Davao tersebut.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini