Selain itu, dipilihnya dinding rumah sebagai media membatik, diakui Mambang memiliki banyak makna, dimana rumah merupakan tempat yang paling sering dikunjungi oleh warga. Sehingga harapannya setiap harinya warga bisa memperhatikan batik.
Sementara itu, salah seorang warga, Guntur Susilo mengatakan, mural batik merupakan seni tradisional dan diharapkan semua pihak bisa memperkenalkan kepada generasi muda mengenai batik.
"Jangan sampai batik di klaim negara lain, karena ini budaya warisan leluhur yang patut dilestarikan,"ucapnya.
(Ulung Tranggana)