Holidin membuka area penangkaran tersebut untuk masyarakat umum tanpa mengenakan retribusi. Ia dan keluarganya hanya mengharapkan sumbangan sukarela dari pengunjung untuk mendukung perawatan area penangkaran puspa langka.
Selain Amorphophallus Gigas, di lokasi penangkaran tersebut juga terdapat jenis Amorphophallus Titanum, Amorphophallus Variabilis dan Amorphophallus Paeonifolius.
Untuk menjangkau lokasi tersebut, pengunjung harus berkendara selama dua jam dari Kota Bengkulu menuju Desa Tebat Monok yang berada di jalan lintas tengah Bengkulu-Sumatera Selatan.
"Lokasi penangkaran kami tidak jauh dari badan jalan raya dan biasanya kami pasang pengumuman bunga mekar di pinggir jalan," kata Holidin.
Amorphophalus Gigas termasuk dalam empat puspa langka Bengkulu pemecah rekor dunia, yaitu sebagai bunga majemuk tertinggi di dunia, setelah Rafflesia Arnoldi sebagai bunga tunggal terbesar di dunia, Amorphophalus Titanum sebagai bunga majemuk terbesar di dunia dan Gramatophyllum Specium jenis anggrek hutan sebagai bunga terpanjang di dunia.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.