Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cuaca Ekstrem, Nelayan Pantura Takut Melaut

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis-Rabu, 12 Oktober 2016 |11:32 WIB
Cuaca Ekstrem, Nelayan Pantura Takut Melaut
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

CIREBON - Nelayan pantura Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat, enggan untuk melaut dalam beberapa hari terakhir. Hal itu dikarenakan, saat ini memasuki musim hujan, sehingga cuaca di perairan sering berubah.

Ketua Kelompok Nelayan Cirebon, Karsidi menuturkan sejak sebulan yang lalu nelayan di pantura Cirebon tidak melaut akibat cuaca ekstrem. Mereka takut dengan kondisi cuaca yang cepat sekali berubah.

"Nelayan dengan perahu dibawah 10 gross ton (GT) sudah tidak melaut sesekali dipaksakan untuk melaut hanya dengan jarak 20-25 mil," ungkapnya, Rabu (12/10/2016).

Sedangkan, lanjut Karsidi, untuk nelayan yang perahunya diatas 15 GT masih tetap bertahan untuk melaut namun dengan dibekali berbagai perlengkapan seperti radio, GPS, pelampung dan alat lainnya untuk memantau cuaca.

"Dengan kondisi ini, pendapatan nelayan turun drastis yang dulunya bisa mendapatkan 20 hingga 30 ton sekarang hanya bisa membawa pulang sekira 5 hingga 10 ton," ucapnya.

Karsidi mengaku para nelayan akan tidak melaut dimulai dari bulan November mendatang pasalnya cuaca akan sangat ekstrem jika dipaksakan untuk pergi melaut.

"Untuk itu, sekarang masih banyak nelayan yang bertahan melaut untuk bekal ketika mereka tidak bisa melaut dan banyak juga nelayan yang akan beralih profesi menjadi kuli kasar hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka," terangnya.

Sementara, nelayan asal Indramayu, Ujang (44) mengaku para nelayan setempat yang kapasitas perahunya di bawah 30 gross ton lebih memilih tidak melaut ketika cuaca buruk.

"Kalau perahu kecil kan lebih berbahaya ketika terkena gelombang ombak yang tinggi. Resikonya juga lebih berat," ujarnya.

Ujang menambahkan nelayan yang kapasitas perahunya diatas 30 gross ton, saat ini tetap melaut. Akan tetapi, mereka pun selalu dihantui rasa takut dengan cuaca yang sering berubah.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement