MUARA TEWEH - Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai yang terhenti akibat jaringan transmisi putus di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mulai beroperasi kembali.
"Sejak Kamis dini hari sekira pukul 01.33 WIB PLTMG Bangkanai di Desa Karendan Kecamatan Lahei mulai normal dan diharapkan tidak ada lagi gangguan," kata Manajer PLN Muara Teweh, Tatok Winarko di Muara Teweh, Kamis (3/11/2016).
Tower transmisi saluran udara tegangan tinggi (Sutet) 150 kilo volt tersebut roboh akibat hantaman pohon yang tumbang menimpa kabel konduktor antara tower transmisi Nomor 86 dan 87 pada Jumat 14 Oktober 2016, sekira pukul 16.30 WIB di kilometer 20 antara Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat-Bangkanai Desa Karendan, Kecamatan Lahei.
Akibat robohnya tower tersebut pasokan listrik dari PLTMG Bangkanai yang mengalirkan listrik untuk Kota Muara Teweh dan Buntok, Kabupaten Barito Selatan terhenti total.
"Sejak tengah malam tadi kota Muara Teweh diterangi listrik dari PLTMG dan tidak memakai pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) lagi, sedangkan untuk Buntok akan tersambung dengan PLTMG diperkirakan hari ini," katanya.