Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

800 Ribu Lebih Warga Jateng Masih Buta Huruf

Antara , Jurnalis-Kamis, 03 November 2016 |15:58 WIB
800 Ribu Lebih Warga Jateng Masih Buta Huruf
A
A
A

MAGELANG - Jumlah penyandang buta aksara (buta huruf) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masih cukup tinggi, yakni mencapai 813.858 orang dengan menempati urutan kedua secara nasional di bawah Jawa Timur (Jatim).

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko mengatakan, dari sejumlah angka buta aksara tersebut, paling tinggi di Kabupaten Brebes sebanyak 67.517 orang dan paling rendah Kota Salatiga sebanyak 289 orang.

Ia mengatakan, hal tersebut pada peringatan Hari Aksara Internasional 2016 tingkat Jawa Tengah di Lapangan Soepardi, Kabupaten Magelang, Jateng, Kamis (3/11/2016).

Ia menuturkan pengentasan buta aksara bukan merupakan hal mudah, karena terdapat sejumlah kendala yang harus diatasi oleh pemerintah daerah. Salah satu kendala yang melekat pada buta aksara yakni kemiskinan.

"Kondisi tersebut akan membawa dampak lanjutan yakni putus sekolah. Selain itu, keterbatasan bahan bacaan juga turut menjadi penyebab meskipun tidak signifikan," katanya.

Pengentasan buta aksara, katanya secara teknis merupakan kewenangan dari Dinas Pendidikan. Namun, upaya tersebut tidak bisa dilakukan sendiri oleh Dinas Pendidikan dan diperlukan bantuan dari masyarakat dan relawan.

"Hal ini menjadi salah satu permasalahan internal, terkait bagaimana menyemangati petugas dan relawan untuk tidak mengenal menyerah dalam upaya pengentasan buta aksara tersebut," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement