Kapal Dihantam "Ombak Hantu", 2 Orang Tewas dan 2 Hilang

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Rabu 30 November 2016 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 30 340 1555512 kapal-dihantam-ombak-hantu-2-orang-tewas-dan-2-hilang-OvdlUiprsD.jpg Ilustrasi (Okezone)

PELALAWAN – Kecelakaan dialami sebuah kapal jenis speed boat di Perairan Tanjung Bebayang, Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. Dalam musibah ini dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, selain dua korban tewas, masih ada dua penumpang lain yang belum ditemukan.

"Dua korban tewas atas nama Muhammmad Sairozi (32) dan Julianto (31). Sementara dua penumpang yang belum ditemukan Nur (34) dan Abdul Fayat (11)," kata Guntur, Rabu (30/11/2016).

Sementara untuk korban yang selamat ada 17 penumpang, termasuk satu nakhoda dan satu anak buah kapal (ABK).

Guntur menjelaskan, saat itu speed boat Gertiga Express berangkat dari Perairan Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menuju Perairan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Namun saat di lokasi itu muncul gelombang besar yang disebut Bono. Akibat hantaman Gelombang Bono atau juga dikenal dengan “Gelombang Tujuh Hantu (Seven Ghost )”, kapal terbalik.

"Beruntung saat kejadian ada sejumlah warga mengetahuinya dan memberitahukan hal tersebut ke polisi dan Tim SAR. Sebanyak 17 penumpang berserta ABK dan nakhoda berhasil selamat," tandasnya.

(fas)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini