Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kanselir Jerman Serukan Pelarangan Burka

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 07 Desember 2016 |01:55 WIB
Kanselir Jerman Serukan Pelarangan Burka
Kanselir Jerman Angela Merkel. (Foto: Reuters)
A
A
A

BERLIN – Kanselir Jerman Angela Merkel menyerukan larangan pemakaian tudung yang menutup seluruh kepala dan wajah perempuan atau burka di seluruh tempat yang memungkinkan. Meski pelarangan secara total dilarang menurut undang-undang Jerman, Merkel mendukung pelarangan burka di sekolah, pengadilan, dan gedung-gedung pemerintah lainnya.

Seruan Merkel itu mendapat sambutan yang meriah dari pendukungnya di dalam partai. Namun, sikap tersebut mungkin akan menyebabkan kecemasan dan kekecewaan bagi mereka yang melihat perempuan itu sebagai pelindung nilai-nilai liberal Eropa.

Pada kenyataannya, hanya sejumlah kecil perempuan Muslim di Jerman yang menutup wajah mereka dan mengenakan burka. Karenanya, seruan ini dipandang sebagai simbolisme sikap Merkel yang tengah menghadapi kecemasan dari publik dan partainya terkait integrasi jutaan pengungsi dari Timur Tengah dan Afrika ke Jerman.

Diwartakan BBC, Rabu (7/12/2016), Merkel mendukung usulan yang diajukan oleh Menteri Dalam Negeri Thomas de Maziere paa Agustus lalu untuk melarang burka atau cadar penutup wajah lainnya di gedung-gedung pemerintah. Merkel berpendapat, dalam budaya Jerman, tidak pantas bagi seorang perempuan untuk menutup wajah mereka secara penuh dan pelarangan terhadap cadar semacam itu harus diberlakukan di tempat-tempat yang diperbolehkan untuk melarangnya secara hukum.

Pelarangan terhadap burka dan cadar penutup wajah di tempat-tempat umum telah diberlakukan di Prancis sejak 2010.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement