BANGKA – Bangka Belitung dikenal yang dikenal sebagai Pulau Timah memiliki adat istiadat dan budaya yang menarik. Salah satunya adalah tradisi Nganggung yang digelar pada perayaan hari-hari besar Islam, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari ini, Senin 12 Desember 2016.
Nganggung merupakan kegiatan membawa makanan di atas dulang (tampah). Makanan itu kemudian disantap oleh warga secara bersama-sama usai pembacaan doa-doa dan pujian-pujian kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Tradisi Nganggung biasanya digelar di masjid atau musala. Kegiatan ini merupakan tradisi keagamaan yang masih sangat kental, terlebih di daerah pedesaan yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan saling membantu antarwarga dalam suatu desa.
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terjadi di beberapa daerah, seperti Desa Simpang Katis, Puput, Kampung Zed, Kemuja, Sinar Baru, dan beberapa desa lainnya di Pulau Bangka.
Seperti di Masjid Amaliyah, Desa Muntabak, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, berdasarkan pantauan Okezone, masyarakat berbondong-bondong menuju masjid untuk menggelar Nganggung.
Sekira ratusan jamaah hadir memenuhi Masjid Amaliyah. Selain itu, doa dan hidangan sepintu sedulang menjadi bagian dalam perayaan maulid tahun ini.
Peringatan Maulid Nabi SAW dimulai sejak pagi hingga selesai. Acara ini diawali pembacaan ayat-ayat suci Alquran yang dibacakan tokoh agama desa setempat, kemudian dilanjutkan tausiah yang mengisahkan Nabi Muhammad SAW oleh Ustadz Hendi Kurniah dan Ustad Khasif Her.