TANJUNGPINANG - TNI AL dari Lantamal IV Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mengintensifkan pengawasan dari aksi kejahatan perampokan. Hal itu menyusul ditangkapnya komplotan bajak laut yang sering beraksi di Selat Malaka.
Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI S. Irawan mengatakan, bahwa perairan sangat rawan dengan aksi perampokan terutama saat musim liburan seperti saat ini.
"Libur Natal dan Tahun Baru, pengamanan Perairan Kepri semakin ditingkatkan. Ini diperlukan untuk meminimalisir tindak kejahatan oleh bajak laut," ujarnya, Selasa (271/12/2016).
Lantamal IV, lanjut S Irawan telah memetakan jalur-jalur yang rawan terhadap tindak kejahatan sampai perbatasan Selat Malaka.
Hal ini dilakukan untuk menutup celah bagi para pelaku kejahatan yang akan melakukan aksinya di perairan,” tegas Laksma TNI S. Irawan.
Dia menjelaskan, para bajak laut mencoba memanfaatkan momentum libur panjang dan cuaca buruk untuk melakukan aksinya.
"Jadi, kita sudah kita antisipasi dengan menyebar anggota di jalur-jalur rawan tindak kejahatan dan hal ini terbukti cukup efektif. Ini terbukti dengan adanya penangkapan pelaku tindak kriminal di laut oleh anggota kemarin," tegasnya.
Seperti diketahui, kemarin TNI AL mengamankan enam bajak laut yang akan beraksi di Selat Malaka. Mereka diamankan di Perairan Tanjung Pinggir, Sekupang, Batam.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.