Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

MALAM TAHUN BARU: Tradisi Tahun Baru, Pecahkan Piring hingga Makna Warna Celana Dalam

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2016 |07:08 WIB
MALAM TAHUN BARU: Tradisi Tahun Baru, Pecahkan Piring hingga Makna Warna Celana Dalam
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

 

MENUNGGU pergantian tahun dengan berkumpul bersama keluarga dan teman sambil berbagi cerita lazim dilakukan di Indonesia. Saat jarum jam menunjukkan pergantian hari, suasana pun semarak dengan bunyi terompet yang bersahut-sahutan atau kembang api aneka warna.

Ternyata, warga di berbagai negara punya tradisi sendiri dalam menyambut tahun baru. Berbagai tradisi unik ini pun tidak melulu melibatkan kembang api dan terompet.

Penasaran? Ini daftarnya, seperti dinukil Okezone dari List 25, Sabtu (31/12/2016).

Denmark

Warga Denmark menyimpan semua piring dan alat makan yang tidak terpakai selama setahun. Kemudian, pada 31 Desember, mereka melemparkan barang pecah belah tersebut ke pintu rumah-rumah teman dan sanak saudara.

Ilustrasi: Grad Content

Ekuador

Warga Ekuador merayakan tahun baru dengan membakar orang-orangan yang diisi kertas tepat pada tengah malam. Mereka juga membakar foto-foto dari tahun sebelumnya demi meraih masa depan yang baik.

Jepang

Di Jepang, perayaan tahun baru diwarnai dengan membunyikan lonceng 108 kali. Para penganut Buddha percaya, ritual ini akan membawa kemurnian. Selain itu, warga Jepang juga meyakini, tersenyum saat menyambut tahun baru akan memberikan keberuntungan.

Ilustrasi: List 25

Rumania

Warga Rumania melempar uang koin ke sungai untuk mendapatkan nasib baik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement