Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Ada Timbal Balik, KPK Dalami Proses Pembelian Mesin Pesawat Garuda

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 19 Januari 2017 |20:41 WIB
Diduga Ada Timbal Balik, KPK Dalami Proses Pembelian Mesin Pesawat Garuda
Ilustrasi (Foto:Dok.Okezone)
A
A
A

"Rolls-Royce menawarkan, kalau beli mesin kami ada sesuatunya. Padahal, ada tiga alternatif, ada tiga mesin yang cocok," tegas Syarif saat jumpa pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).

Syarif menegaskan KPK akan mendalami proses penunjukan dan pembelian mesin pesawat itu. "Apakah Rolls-Royce pilihan terbaik untuk airbus? Kenapa bisa menang? Kita serius mendalami," jelas Syarif.

Syarif mengutarakan pembelian mesin Trent 700 ini terjadi ketika Emirsyah menduduki bangku Dirut PT Garuda Indonesia.

"Pengadaan itu dilakukan dalam kurun waktu yang bersangkutan jadi Dirut 2005-2014. Pengadaan dari tahun ke tahun beda, dari mana asal ini, kita tidak bisa kemukakan," jelas Syarif.

Sekadar diketahui, KPK menduga Emir telah menerima suap dari Soetikno. Suap tersebut diberikan dalam bentuk uang dan barang. Dari pengembangan sementara, Emir menerima 1,2 juta euro dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. Barang yang diterima senilai USD2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

(Ulung Tranggana)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement