Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dubes RI di Arab Saudi Matangkan Agenda Kunjungan Raja Salman

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Rabu, 25 Januari 2017 |13:52 WIB
Dubes RI di Arab Saudi Matangkan Agenda Kunjungan Raja Salman
Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel bersama Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. (Foto: KBRI Arab Saudi)
A
A
A

JAKARTA - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud, berencana mengunjungi Indonesia pada Maret 2017. Agenda tersebut merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kerajaan Arab Saudi, September 2015.

Dubes Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel pun intensif menggelar rapat persiapan dengan Rais al-Marasim al-Malakiyyah atau Kepala Protokol Istana Raja Dr. Khaled bin Saleh al-Abbad di Royal Court Riyadh.

"Pada pertemuan kami dengan Kepala Protokol Kerajaan, Dr. Khaled bin Saleh al-Abbad telah disampaikan secara langsung konfirmasi dan kepastian kunjungan Raja Salman ke Indonesia pada awal Maret 2017 lengkap dengan susunan agendanya," jelas Dubes Agus Maftuh, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (25/1/2017).

Agus Maftuh memaparkan, rencana kunjungan Raja Salman sendiri mulai dibicarakan pada 18 Mei 2016 saat ia bertemu dengan Kepala Protokol Istana Dr. Khaled Saleh al-Abbad di Istana Raja As-Salam Jeddah. Gayung bersambut, jawaban dari Raja Salman diterima melalui sepucuk surat untuk Presiden Joko Widodo. Dubes yang bertugas sejak 14 Maret 2016 itu pun menyampaikan jawaban sang raja kepada Presiden Jokowi saat mendampingi kunjungan bisnis miliarder Arab Saudi Pangeran Waleed bin Talal ke Istana Bogor pada 22 Mei 2016.

"Ketika menyerahkan Credential Letter kepada Khadimul Haramain 22 Juni 2016, saya diberikan waktu lima menit untuk menyampaikan beberapa paragraf kepada Raja dan saya sampaikan pertama; salam dari Bapak Presiden RI Joko Widodo dan kedua; Bangsa kami Indonesia sangat merindukan Kunjungan Yang Mulia Khadimul Haramain ke Negara Kedua Paduka, Indonesia. Sudah 47 tahun, kami menanti kunjungan Yang Mulia. Beliau menjawab, 'Insya Allah, fie al-waqt al-munasib, yasurruni zayaroh baladikum al-syaqiq (Insya Allah dalam waktu yang tepat saya sangat senang untuk berkunjung ke negaramu yang masih bersaudara),'" papar Agus Maftuh.

Pria yang mengajar selama 27 tahun di UIN Sunan Kalijaga itu mengimbuhkan, rombongan Raja Salman akan amat besar mengingat ini merupakan kali pertama sang raja mengunjungi Indonesia. Selain anggota parlemen, di antara anggota rombongan adalah pengusaha dan pegiat sektor swasta Arab Saudi.

Saat ini, ujar Agus Maftuh, pihaknya terus berkoordinasi menyiapkan kunjungan Raja Salman menemui Presiden Joko Widodo. Salah satunya, dengan menggali, memanfaatkan serta mengoptimalkan semua peluang kerjasama bilateral di berbagai bidang.

"Agenda-agendanya juga harus memiliki bobot yang tinggi maka langkah-langkah persiapan saat ini terus dilakukan, khususnya terkait pembahasan sejumlah dokumen kerjasama yang akan disepakati dalam kunjungan dan pertemuan Raja Salman dengan Presiden RI," pungkasnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement