Burhandin mengatakan, barang tersebut bukan milik pasukan UNAMID asal Indonesia dan tidak ada satupun anggota UNMAID yang merasa memiliki barang tersebut. "Maka dilakukan penghitungan ulang, karena tidak ada yang merasa membawa," ucapnya.
Meski demikian, Burhanudin menyatakan belum bisa mengambil kesimpulan terlebih dahulu, karena proses investigasi yang dilakukan PBB dan aparat Sudan masih berjalan.
Sementara itu, ketika ditanya apakah anggota UNAMID asal Indonesia saat ini berada di penjara Sudan, Burhanudin menegaskan anggota UNAMID Indonesia tidak ditahan. Mereka saat ini hanya tidak diperkenankan meninggalkan kota.
"Jadi begini, bukan ditahan, tapi pasukan kita itu memang tinggal di entitas sendiri. Pasukan kita hanya tidak diperbolehkan untuk keluar, pemberitaan yang beredar itu tidak benar," tukasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.