Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dokter Tertangkap Basah Gosokkan Kemaluan ke Wajah Pasien yang Tertidur

Silviana Dharma , Jurnalis-Kamis, 02 Februari 2017 |00:07 WIB
Dokter Tertangkap Basah Gosokkan Kemaluan ke Wajah Pasien yang Tertidur
Dokter Asal Peru Menggesekan Alat Kelaminnya ke Wajah Pasien yang Tertidur. (Foto: Metro)
A
A
A

TRUJILLO - Adegan gila yang tak pernah terbayangkan sebelumnya terjadi di bangku tunggu lorong sebuah rumah sakit di Trujillo, Peru. Memanfaatkan kesempatan, seorang pria dokter menggosokkan kemaluannya ke wajah seorang perempuan pasien yang sedang tertidur lelap.

Mengira tak ada yang menyaksikan kelakuan bejatnya, si dokter sambil celingukan mengeluarkan alat vitalnya dari dalam celana. Badannya diturunkan supaya "barangnya" itu tepat mengenai sasaran.

Oleh karena gambarnya yang diambil dari kejauhan, tidak jelas perihal tujuan si dokter. Adakah dia menyodor-nyodorkan kemaluannya ke bagian wajah tertentu atau hanya mengayun-ayunkan sembarangan.

Melansir Metro, Kamis (1/2/2017), kejadian ini direkam di Peruvian America Clinic pada 26 Januari 2017 oleh kerabat korban. Pasien yang dilecehkan tanpa sadar itu, dikabarkan sedang tertidur lelap dan kemungkinan tidak mengetahui adanya serangan tak senonoh tersebut.

Namun seorang anggota keluarganya tak sengaja melihat peristiwa tak menyenangkan itu. Dia lalu mengambil ponselnya dan merekam adegan tersebut sebagai bukti untuk diadukan ke pihak rumah sakit.

Pelaku diketahui hari itu sedang bertugas malam bersama enam perawat dan dua penjaga. Tidak seorang pun dari rekan kerjanya melaporkan insiden ini. Sebab tak ada yang tahu apalagi mendengarkan kejadian tak biasa tersebut.

Identitas pelaku terungkap bernama Javier Mauricio Cuba. Ia segera meminta maaf kepada korban dan pihak keluarga setelah rekaman ini tersebar dan sampai ke telinga pemilik klinik.

Cuba kini juga sudah mengundurkan diri dari tempatnya bekerja selama delapan tahun terakhir itu. Kepala rumah sakit setempat menegaskan, perilaku semacam itu tidak akan ditolerir di bawah kepemimpinannya. Meski begitu, tidak akan ada gugatan hukum apa pun yang dilayangkan kepada dokter yang bersangkutan.

"Saya mewakili institusi ini juga sekali lagi mohon maaf dan berjanji hal seperti itu takkan terulang lagi," ujar Bos Peruvian America Clinic di Trujillo, Gerardo Salazar.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement