Di TKP, polisi dan warga menemukan sepeda motor Tumidi masih menyala. Kemudian terdapat sebilah parang yang diletakkan di samping kendaraannya itu. Mayatnya diidentifikasi oleh tim identifikasi Polres Sanggau. Kemudian dibawa ke Puskesmas Kembayan guna pemeriksaan medis. Sedangkan beberapa anggota polisi, pihak keluarga dan warga masih berada di kebun karet, mencari kepala Tumidi. “Saksi yang pertama kali mengetahui dan mendapati jenazah korban adalah Suandi (33), warga Dusun Sebuduh, Desa Sebuduh, Kembayan,” ujar Charles Go.
Karena kepala Tumidi belum ditemukan, Kapolres Charles Go menerjunkan delapan petugas dari Polres Sanggau, membantu jajaran Polsek Kembayan untuk mencari kepala Tumidi. Selain itu, mendalami kasus pembunuhan ini untuk mengetahui motifnya. “Keterangan istri korban masih perlu kita dalami lagi. Begitu juga para tetangga dan masyarakat di sana, juga kita dalami untuk menyinkronkan informasi yang kita peroleh,” kata Kapolres.
Charles Go memastikan ini murni pidana. Tumidi ditemukan tewas dengan cara yang tidak wajar. “Matinya tidak wajar dan sepertinya ini dilakukan oleh orang lain,” ucapnya.
Masyarakat pun diminta bersabar. Kepolisian terus berupaya mengungkapkan kasus ini. “Kami sangat serius untuk secepatnya mengungkap kasus ini. Anggota dari Polres juga sudah ke sana, membantu mengumpulkan informasi yang sekiranya berkaitan dengan kasus ini. Saya mohon dukungan masyarakat, jika ada informasi sampaikan kepada kami,” katanya.
(Ranto Rajagukguk)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.