Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rentetan Kemarahan Ahok dan Pernyataan yang Menyeretnya ke Kasus Penodaan Agama

Syamsul Anwar Khoemaeni , Jurnalis-Sabtu, 04 Februari 2017 |06:00 WIB
Rentetan Kemarahan Ahok dan Pernyataan yang Menyeretnya ke Kasus Penodaan Agama
A
A
A

Mantan Bupati Belitung Timur ini tadinya memperbolehkan para PKL berjualan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung taman. Namun, begitu satu pedagang menggelar lapak, kemudian banyak yang bergabung.

"Tadinya kan saya pikir boleh lah jualan, orang mau minum apa. Tapi begitu satu laku, semua nyerbu, dibilangin enggak mau," imbuh dia.

Puncaknya, saat berpidato ke Kepulauan Seribu, saat promosi program di wilayah Kepulauan Seribu. Ahok mengatakan agar warga jangan terpengaruh dengan isi Surat Al Maidah Ayat 51.

Dalam rekaman video, Ahok mengatakan "Saya ingin cerita ini supaya bapak ibu semangat. Jadi enggak usah, ah... Nanti kalau enggak terpilih pasti Ahok programnya bubar. Enggak, saya sampai Oktober 2017. Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai Surat Al Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan enggak bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya. Enggak apa-apa karena ini panggilan pribadi bapak ibu. Program ini jalan saja,"

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement