Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Curhat Siti Aisyah ke Wakil Dubes RI di Kuala Lumpur...

Ini <i>Curhat</i> Siti Aisyah ke Wakil Dubes RI di Kuala Lumpur...
Siti Aisyah, WNI yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam. (Foto: Kepolisian Diraja Malaysia)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Setelah hampir dua pekan ditahan Kepolisian Malaysia, Siti Aisyah, WNI yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, akhirnya dapat ditemui. Saat Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Andriano Erwin menemuinya, Siti pun mencurahkan isi hatinya.

Siti Aisyah, 25, wanita Indonesia yang jadi tersangka pembunuhan Kim Jong-nam, 46, kakak tiri diktator Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, mengaku dibayar 400 ringgit atau sekitar Rp1,2 juta oleh seseorang. Duit itu upah untuk adegan lelucon yang membuat Kim Jong-nam tewas.

Siti tidak tahu jika adegan lelucon berbayar itu untuk membunuh Kim Jong-nam. Dia juga tidak tahu jika orang yang jadi target serangan dalam adegan lelucon itu adalah abang tiri Kim Jong-un.

"Dia hanya mengatakan secara umum bahwa seseorang memintanya untuk melakukan kegiatan ini. Dia hanya mengatakan secara umum bahwa dia bertemu dengan beberapa orang yang tampaknya orang Jepang atau Korea," kata Andriano, dalam konferensi pers di Kuala Lumpur setelah menemui Siti, Sabtu 25 Februari.

Diplomat Indonesia itu melakukan pertemuan dengan Siti selama 30 menit. Siti, kata dia, berpesan agar orangtuanya tidak mengunjunginya di tahanan di Malaysia.

"Menurut dia, ada orang yang memberinya 400 ringgit untuk melakukan kegiatan ini. Dia hanya mengatakan bahwa dia diberi sejenis minyak, seperti baby oil (minyak bayi)," ujar Erwin, seperti dikutip AP.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement