Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BNN Sita 48 Kilogram Sabu asal Malaysia

BNN Sita 48 Kilogram Sabu asal Malaysia
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita 48,16 kilogram narkotika jenis sabu yang berasal dari China melalui Jalur Penang, Malaysia masuk dari Aceh kemudian ke Medan.

"Kasus ini terungkap hasil kerja sama dengan Direktorat Bea dan Cukai. Selain sabu disita juga 3.702 butir ekstasi dan 454 butir happy five," kata Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso yang akrab dipanggil Buwas di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (7/3/2017).

Tim BNN pada 1 Maret 2017 mengamankan dua tersangka yaitu Mul (33) dan Riz (36) yang diduga kuat merupakan kurir. Dari tangan kedua pelaku tersebut, petugas menyita 38 bungkus berisi narkotika jenis sabu seberat 39,22 kilogram. Keduanya ditangkap di kawasan Jalan Medan-Binjai.

"Karena berusaha melawan petugas, Riz dilumpuhkan dengan timah panas hingga tewas," katanya.

"Selanjutnya petugas melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya yaitu SY (45) yang berperan sebagai koordinator kurir dan tersangka AM (32) yang bertugas sebagai penerima barang," timpal Buwas.

Kedua pelaku tersebut berhasil ditangkap di rumah HAB di Medan Sunggal yang merupakan anggota TNI bersama dengan tersangka ZAK yang merupakan adik kandung HAB.

Di rumah tersebut saat penggeledahan didapatkan barang bukti sabu seberat 12,72 kilogram, ekstasi sebanyak 3.702 butir dan Happy Five sebanyak 454 butir.

Sampai saat ini oknum TNI tersebut belum dapat diketahui keberadaannya dan sudah koordinasikan dengan Komandan Kesatuan yang bersangkutan di Kodam dan POM TNI AD, kata Buwas.

BNN juga berhasil menangkap Her (31) di rumahnya wilayah Medan Johor dan dari rumahnya disita 8,92 kilogram sabu.

"Dari keterangannya barang bukti tersebut merupakan milik adik kandungnya bernama Ded (28) dan berhasil dibekuk," tandas Buwas.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement