Aksi ini justru menimbulkan lebih banyak masalah. Lipburger memutuskan tidak akan membayar pajak kepada Pemerintah Austria mengingat ia adalah presiden atas negaranya sendiri. Ia pun dibui selama 10 bulan. Tetapi kemudian diselamatkan berkat pengampunan dari Rudolf Kirchshläger, presiden Austria kala itu.
Republik Kugelmugel sejatinya hanyalah sebuah rumah unik berbentuk bola di Kota Wina, Austria. (Foto: Priwo/Wikipedia)
Pada 1982, Pemerintah Austria akhirnya setuju untuk tidak menghancurkan rumah bola Kugelmugel. Bahkan, mereka membantu memindahkan Kugelmugel ke Taman Prater Wina.
Lipburger sendiri terus mengklaim rumahnya sebagai negara independen. Ia mengelilingi Kugelmugel dengan kawat berduri dan memasang berbagai tanda yang memprotes Pemerintah Austria karena menentang ekspresi kebebasan seni.
Rumah bola itu memiliki alamat tunggal yaitu Anti-Fascism Square No.2. Alamat tersebut kemudian dipakai secara resmi oleh Pemerintah Kota Wina.
Lipburger meninggal pada Januari 2015. Republik yang didirikannya telah berkembang dan memiliki populasi lebih dari 650 warga negara bukan penduduk. Kini, rumah Kugelmugel dikelola Pemerintah Kota Wina sebagai atraksi wisata.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.