Image

Kepolisian Thailand Gagalkan Rencana Pembunuhan PM Prayuth Chan-ocha

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin, 20 Maret 2017 - 02:04 WIB
Kepolisian Thailand berhasil menggagalkan rencana pembunuhan terhadap PM Prayuth Chan-ocha (Foto: Chaiwat Subprasom/Reuters) Kepolisian Thailand berhasil menggagalkan rencana pembunuhan terhadap PM Prayuth Chan-ocha (Foto: Chaiwat Subprasom/Reuters)

BANGKOK – Kepolisian Thailand mengklaim berhasil mengungkap serta menggagalkan rencana pembunuhan terhadap Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha. Klaim itu muncul setelah polisi menyita persediaan senjata milik salah seorang buronan aktivis anti-junta militer.

Polisi menyita puluhan senjata api, granat tangan, dan ribuan amunisi di sebuah rumah milik pemimpin kelompok kaus merah Wuthipong Kochathamakun pada Sabtu 18 Maret. Kelompok tersebut diketahui sangat loyal terhadap mantan PM Thaksin Shinawatra dan keluarganya.

“Kami menemukan senapan beserta amunisi yang cukup berlimpah. Kami jamin ini bukan untuk menembak burung, tetapi digunakan untuk membunuh pemimpin negara,” ujar Kepala Polisi Nasional Thailand Jakthip Chaijinda, mengutip dari Reuters, Senin (20/3/2017).

Selain menyita persenjataan, polisi juga menangkap sembilan orang yang terkait dengan kepemilikan senjata tersebut. Polisi mengklaim sembilan orang beserta jaringannya itu hendak menimbulkan kekacauan politik. Wuthipong Kochathamakun sendiri menjadi buron sejak kudeta militer terakhir pada 2014.

Jenderal Prayuth Chan-ocha mengambil alih kepemimpinan negara setelah mengudeta Yingluck Shinawatra, adik dari Thaksin Shinawatra, pada 2014. Jaktip tidak memberikan bukti kuat lainnya terkait rencana tersebut selain menjelaskan bahwa Wuthipong dan jaringannya selalu menentang junta militer. Kelompok tersebut juga sempat memprediksi bahwa PM Prayuth Chan-ocha akan dibunuh.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming